BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 27 Desember 2011

CERIA


Wajah yang cerah-ceria selalu tampak menyenangkan. Sebaliknya, wajah yang angkuh dan kusam akan terlihat tidak menyenangkan. Wajah atau roma muka adalah cermin jiwa seseorang, demikian peribahasa lama yang tetap populer hingga kini. Keadaan ruhaniah seseorang terbaca dari wajahnya. Orang yang sedang gembira akan menunjukkan wajah ceria. Sebaliknya, orang yang lagi marah memperlihatkan wajah yang tegang. Seseorang yang dimpa kemalangan akan menampakkan wajah murung. Begitu pula seseorang yang sedang sedih atau kecewa akan terlihat dari wajah yang di tampakkannya.
Bulatkan tekadmu agar setiap berjumpa dengan orang lain wajag kita dalam keadaan cerah-ceria. Bagaimana pun berat masalah yang sedang dihadapi, berusaha untuk menutupi dengan baik sehingga tidak terlihat atau mempengaruhi kestabilan mental. Itulah ciri kedewasan mental. Orang semacam itu adalah orang yang mampu mengendalikan diri secara baik. Begitu pula ketika mengalami kegembiraan ataupun keberuntungan, sebaiknya tidak menampakkan kegembiraan yang meluap misalnya dengan tertawa berbahak-bahak. Inilah kestabilan mental.
“ janganlah terlalu membebani jiwamu dengan kesungguhan hati, hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu. Sebab, bila hati terus dipisahkan dengan memikul beban-beban yang berat ia akan menjadi buta.” (HR. Abu Dawud)

Rabu, 14 Desember 2011

FAKULTAS DAN PROGRAM STUDI INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM (IAID) CIAMIS JAWA BARAT

FAKULTAS SYARI'AH

          Fakultas syari'ah adalah fakultas tertua di IAID, yang merupakan fakultas pertama yang ada di kabupaten Ciamis.FakultasSyari'ah IAID didirikan pada tanggal 14 Maret 1972. Visi Fakultas Syari’ah  adalah menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi di bidang ilmu syari’ah yang berwawasan  ke-Indonesiaan, keilmuan yang maju dan menjungjung tinggi nilai kemanusiaan dan akhlakul karimah untuk memajukan peradaban dan memperkaya kebudayaan umat manusia pada umumnya dan bangsa Indonesia pada khususnya. Sementara itu misi  Fakultas SyFakultas Syari'ah adalah menyelenggarakan pendidikan, pengajaran dan pengabdian  pada  masyarakat di bidang ilmu Syari'ah dan ilmu lainnya yang terkait berwawasan ke-Indonesiaan, keilmuan yang maju dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan akhalulkarimah untuk memperkaya kebudayaan uamat manusia pada umumnya dan bangsa pada khususnya.
          Fakultas Syari’ah IAID Ciamis telah memiliki berbagai fasilitas yang cukup memadai untuk kegiatan belajar dan mengajar, seperti ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan , ruang dosen yang representatif untuk konsultasi, ruang pertemuan kuliah, ruang sidang munaqasyah, juga tempat parkir yang luas dan aman. Fakultas Syari’ah memiliki satu program studi, yaitu Al-Ahwal al-Syakhshiyyah (Hukum Keluarga). Program studi ini mendidik mahasiswa untuk menjadi sarjana yang menguasai ilmu hukum dengan konsentrasi pada hukum keluarga islam. Mereka diarahkan untuk memiliki kompetensi sebagai praktisi dan konsultan hukum di Pengadilan Agama dan penelitian muda di bidang hukum keluarga islam.  
Program Studi al-Ahwal al-Syakhsyiyyah/hukum keluarga (AS) Fakultas Syari'ah IAID diarahkan untuk dacapat menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan  dan pemahaman tentang hukum keluarga islam, untuk dipersiapkan menjadi calon-calon hakim agama, pegawai KUA, dan ahli hukum keluarga islam.
FAKULTAS TARBIYAH
          Fakultas Tarbiyah didirikan pada tanggal 27 Mei 1989. Fakultas Tarbiyah dalam peranannya sebagai penyelenggara pendidikan bidang kependidikan islam telah banyak melahirkan pemikir, pengembangan dan praktisi pendidikan islam yang turut berperan membangun Indonesia. Fakultas Tarbiyah terus melakukan inovasi dan pengembangan secara sistemik dan berkesinambungan sehingga diharapkan dapat memantapkan peran Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mampu memberikan pembinaan dan pelayanan kepada civitas akademika secara profesional.
          Visi Fakultas Tarbiyah IAID adalah menjadi Fakultas Tarbiyah terkemuka dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mengasilkan lulusan di bidang ketarbiyahan yang memiliki kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional, dan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang bernafaskan islam serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.
          Misi Fakultas Tarbiyah IAID adalah menyelenggarakan pendidikan yang unggul untuk menghasilkan tenaga pendidik di lingkungan masyarakat, madrasah atau sekolah, pondok pesantren, dan masyarakt luar sekolah. Mempersiapkan lulusan yang berkualitas yang memiliki kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional. Mengembangkan pengelolaan pendidikan dan pengembangan kompetensi jurusan atau program studi. Mengembangkan penelitian yang dapat melahirkan teori-teori pendidikan islam di lingkungan masyarakat, madrasah atau sekolah, pondok pesantren dan masyarakat luar sekolah. Mengembangkan pengabdian masyarakatdengan fokus pada usaha memberikan konstribusi dalam penyelesaian berbagai persoalan pendidikan aktual yang timbul di masyarakat. Mengembangkan kerjasama dengan perguruan tinggi lain. Mengembangkan dan menjadi nilai-nilai, etika profesional, dan moral akademis dalam menyelenggarakan proses pendidikan.
          Fakultas Tarbiyah memiliki dua program studi,  yaitu Program Studi Pendidikan AgamaIslam(PAI) dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menghasilakan calon sarjana pendididkan islam yang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai teori pendidikan dan pembelajaran, metode-metode pembelajaran, subtansi dan materi pendidikan agama islam, serta terampil dalam mengaplikasikan teori-teori dan metode-metode tersebut dalam kegiatan pembelajaran pendididkan agama islam. Dengan kompetensi itu, lulusan program ini dipersiapkan untuk calon tenaga pendididk ilmu-ilmu agama islam pada sekolah-sekolah umum (SD/SMP/SMA/SMK), madrasah (MI/MTS/MA) dan lembaga islam lainnya. Program Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), mendididk calon guru Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar yang menguasai bidang ilmu sumber bahan ajar SD/MI, baik yang mencakup suntansi dan metodologi bidang ilmu (diciplinary content knowledge), maupun pengemasan bidang ilmu menjadi bahan ajar kurikulum SD/MI (pedagogical content knowledge), memiliki kemampuan mengenal secara mendalam peserta didik SD/MI yang hendak dilayani serta mampu menyelenggarakan pembelajaran yang mendididk.
                                                  
 PROGRAM PASCASARJANA
          Program Pascasarjana (PPs.S2) Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis didirikan pada tanggal 26 Agustus 2003. Berdasarkan SK Dirjen Bagais, program studi yang diselenggarakan oleh PPs.S2 IAID adalah Program Studi Isalam. Melalui program studi pendidikan islam, orientasi keilmun PPs.S2 IAID diarahkan pada kegiatan pendididkan untuk menghasilkan tenaga akademik yang ekspertasi di bidang kajian pendidikan islam. Orientasi keilmuan ini ditetapkan berdasarkan etika program magister yang pada hakikatnya adalah pendidik yang bertujuan untukmenghasilkan tenaga dosen (lectures), tenaga ahli (experts), ilmuan (scientist), pemimpin bangsa (state leaders), pemimpin usaha (business leaders). Sesuai denagan hakikatnya PPs.S2 IAID dirahkan pada orientasi akademik, yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga akademis bidang pendididkan yang memiliki:
1.     Kemampuan mengembangkan pemikiran vertikal (thinkinh deeply)
2.    Kemampauan memecahkan masalah (problem solution)
3.    Kemempuan mengembangkan gagasan ( idea development)
4.    Kemempuan mengembangkan pemikiran abstrak (thinking abstract)
5.    Kemampauan mengembangkan pemikiran reduktif (reductive)
6.    Kemampuan mengembangkan pemikiran analitis (analitic)
7.    Berorientasi pada penelitian ( research orientation)
8.    Memiliki sikap independen ( independency)
          Hakikat, arah dan orientasi program pascasarjana yang dikembangkan pada PPs.S2 IAID Ciamis, dalam implementasinya di sesuaikan dengan visi, misi, tujuan, kompetensi lulusan, dan kurikulum program, selain juga mengacu kepada standar normatif umum, seta disesuaikan dengan konteks lokal dan kenutuhan stakeholders. Dalam mengembangkan orientasi program tersebut, dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor :
1.     Etika akademik program magister
2.    Visi, misi, tujuan, dan kompetensi lulusan yang diharapkan dan
3.    Rambu-rambu penyususnan kurikulum prigram magister


Senin, 12 Desember 2011

KARENA CINTA

Cinta adalah air kehidupan, makanan roh, dan nutrisis jiwa, karena cinta wajah-wajah berbinar, bibir tersenyum, mata bercahaya. Kareana cinta terjadi pelukan dan rangkulan, hubungan kasih sayang dan kelembutan.
Cinta adalah hakim di pengadilan dunia yang keputusannya memihak para kekasih walaupun mereka kejam, yang di vonisnya dalam berbagai kasus memeihak para pencinta walaupun mereka lalim.
Karena cinta, orang yang terlelap menyibakkan selimutnya yang hangat dan bangkit dari kasurnya yang empuk untuk shalat subuh. Kareana cinta, mata meneteskan air mata, hati merasa sedih, dan bibir hanya mengucapkan perkataan yang mambuat Alloh ridha. Cinta seperti aliran listrik yang dihantarkan kabel hingga muncul cxahaya, yang dihantarkan tubuh sehingga muncul kehangatan dan menyentuh benda-benda hingga muncul percikan.
Cinta seprti gaya gravitasi yang orbitnya beredaran, bintang-bintang berdampingan dan tata surya bersusunan, serta tidak terjadi pertentangan dan peperangan antara mereka. Ketika cinta sirana, terjadilah perpisahan dan pemutusan hubungan di dunia dan keraguaan di jiwa, cemberut dan rengut di wajah. Ketika cinta pupus, kumbang meninggalkan bunga, burung dara meninggalkan taman dan merpati meninggalkan dahan. Ketika cinta hilang, dunia menjadi daratan yang rata sama sekali, menjadi kertas putih yang benar-benar kosong, bukti yang nyata menjadi dongeng. Tiada hidup tanpa cinta, tak bisa hidup tanpa cinta dan tiada yang abadi tanpa cinta. Jika sedang mencinta, terasa menghirup aroma bunga, mengecap manisnya madu, merasakan segarnya kesehatan,meraih ilmu yang berguna, dan menyikapi rahasia segala sesuatu. Sedangkan jika sedang membenci semua kata-kata orang terasa melukai, semua tindakannya salah, semua gerakannya mencurigakan dan semua kebaikannya terlihat jelek. Orang yang sedang mencintai, jika sedang pergi terasa ada jika sedang marah, kesalahannya terlihst bsik dan kekeliruannya terlihat benar.